Budaya Ber-teknologi

Budaya berteknologi sudah menjadi gaya khas baru masyarakat modern. Munculnya teknologi juga tidak lepas untuk mempermudah manusia dalam beraktifitas. Jika di zaman dulu seseorang ingin mengabarkan sebuah informasi ke sanak keluarganya melalui surat POS yang memakan waktu lama dan biaya yang banyak, sekarang sudah ada handphone yang membantu manusia dalam berkomunikasi dengan cepat dan effisien. Karena kemudahan yang diberikan oleh teknologi inilah manusia terus mengembangkan kearah yang lebih praktis dan mudah dipakai oleh manusia. Tentunya perjalanan perkembangan teknologi tidak melulu diwarnai oleh agenda-agenda positif, Inilah yang ditakutkan, yaitu akan ada yang hilang dari diri manusia itu sendiri. Ketika pesat tumbuh kembangnya teknologi menggantikan beberapa budaya yang itu sudah menjadi identitas manusia sebagai manusia.

Pesat tumbuhnya budaya berteknologi di Barat membawa efek juga pada negara-negara Timur yang mempunyai akar sejarah dan budaya yang beda dengan Barat, khususnya Indoensia. Indonesia mau tidak mau harus berhadapan dengan budaya berteknologi tersebut. Indonesia hari ini dihadapkan dengan problem budaya yang sangat komplek, sejak tahun 2000-an Indonesia diperkenalkan dengan budaya maju, yaitu teknologi. Beberapa tahun kemudian gelombang besar itu semakin menguat dengan beberapa kelebihan-kelebihan yang disuguhkan oleh teknologi. Disaat seperti ini parahnya masyarakat Indonesia malah ikut hanyut dengan arus baru tersebut. Counter tidak segera dilakukan, mengakibatkan seluruh aspek dimensi social, budaya, ekonomi, politik, bahkan agama seakan-akan menjadi fiksi belaka. Tulisan ini tidak bermaksud menyudutkan teknologi maupun menolak teknologi, tapi realita hari ini menunjukkan bahwa tidak sedikit budaya berteknologi dalam masyarakat Indonesia dijadikan alat hitam untuk meraih tujuan.

Selain itu juga, munculnya isu-isu khilafah dan komunis hari-hari ini sangat seksi untuk dibicarakan, bukan mengenai apa tujuan isu itu dimunculkan, namun yang disoroti disini adalah lagi-lagi peran media masa. Sejak beberapa tahun ini, pembahasan seputar isu yang terjadi di Indonesia hanya seputar isu agama dan ideologi ‘tertentu’. Seharusnya masyarakat Indonesia secara kritis menyoalkan kenapa yang muncul hanya seputar isu-isu itu saja yang seharusnya bisa diselesaikan oleh RT desa. Padahal isu-isu lebih serius yang menyangkut nilai-nilai kemanusiaan dan nilai-nilai keadilan, semisal isu reklamasi, pembangunan pabrik semen, penggalian tambang pasir secara ilegal, diskriminasi atas petani kampung, itu jarang bahkan tidak pernah terekspose di media-media nasional.

Kita bandingkan dengan isu-isu yang ada dalam miniatur Negara, yaitu kampus. Jikalau Negara mampu memobilisasi media sebagai alat legitimasi untuk mengarahkan opini masyarakat, dan menjadikan media massa sebagai alat ‘perang’ untuk mendiskreditkan suatu kelompok yang berhalauan dengan proyek pemikirannya. Media massa sudah menjadi bagian penting dalam dinamika sejarah Indonesia selama sepuluh tahun terakhir ini. Melihat begitu urgennya media masa dalam dinamika kehidupan bernegara, bagaimana dengan lingkup kampus yang setiap harinya para civitas akademika umumnya dan mahasiswa khususnya selalu memegang smartphone. Dan tidak sedikit pula media-media kampus yang banyak tumbuh subur hampir disemua kampus. Apakah para mahasiswa dengan media kampus tersebut mampu menggiring opini mahasiswa pada level praksis. Ataukah para konsumen (pembaca) sudah terjebak pada rasionalitas teknologis yang dibuat oleh kecanggihan teknologi, sehingga budaya berteknologi tersebut menjadi salah satu penyebab daya kritis dan daya tangkap mereka hilang.

Pada level aksiologis dari penerapan teknologi, mahasiswa belum mampu secara maksimal menggunakannya sebagai alat resistensi terhadap sebuah kebijkan-kebijakan yang tidak pro terhadap mahasiswa. Belum bisanya mahasiswa memaksimalkan secara penuh bisa jadi mereka hanya menganggap bahwa seperti smartphone itu digunakan sebagai media tukar informasi, sekedar mengirim pesan, atau bahkan sekedar cari sensai dengan meng-uploud gambar-gambar ekspresi diri. Dalam terma Foucoult ada objektifikasi  terhadap subjek-subjek yang tidak disadari yang menjadikan mereka menjadi manusia visual yang hampa. Objektivikasi mengarah pada bentuk pendisiplinan tertentu. Mengapa demikian, Faucoult menilai bahwa ada kekuatan tidak ‘berwajah’ yang dengan sendirinya mengontrol lewat aktifitas sehari-hari. Inilah yang menyebabkan mahasiswa terasing dari dunianya sendiri.

Budaya baru yang datang seharusnya ditanggapi secara bijak dan kritis. Secara bijak adalah bagaimana pemaksimalan penggunaannya tidak menyalahi nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan. Sedangkan secara kritis masudnya adalah tidak menerima secara taken fo granted tanpa ada bentuk evaluativ secara mendalam terhadap budaya baru yang uncul. Ada kutipan menarik dari salah satu ajaran Nahdhatul Ulama, sebuah pernyataan bahwa menjaga tradisi lama dan mengabil tradisi baru yang dianggap baik. Itu adalah sebuah warisan intelektual yang dalam level aksiologis memang harus secara konsekuen diterapkan. Jangan hanya muncul sebuah budaya baru yang ‘dianggap’ lebih modern terus kita meninggalkan budaya warisa nenek moyang kita. Semua anasir-anasir dari budaya yang ada itu harus kita ketahui, khususnya mengenai apakah terdapatnya anasir yang sifatnya edukatif, atau malah sebaliknya yang sifatnya non-edukatif.

Seharusnya kita mampu belajar dari sejarah Indonesia berabad-abad lamanya, bahwa sejak awal hingga sekarang ini, Indoensia mampu untuk berdialektika dengan budaya baru. Dari dialektika budaya tersebut muncul budaya terbarukan yang itu menjadi bagian penting dari anasir-anasir perjalanan sejarah kita, yang itu tanpa menghilangkan budaya tertentu.

Oleh: Moh Fiqih firdaus

13 thoughts on “Budaya Ber-teknologi

  • November 10, 2017 at 3:41 am
    Permalink

    all the time i used to read smaller posts that as well clear their
    motive, and that is also happening with this article which I am
    reading here.

    Reply
  • November 11, 2017 at 3:19 am
    Permalink

    You have made some good points there. I looked on the web for additional information about the issue and found most
    individuals will go along with your views on this web site.

    Reply
  • November 11, 2017 at 7:34 am
    Permalink

    Attractive section of content. I just stumbled upon your website and in accession capital to assert that I get in fact
    enjoyed account your blog posts. Any way I’ll be subscribing to
    your augment and even I achievement you access consistently quickly.

    Reply
  • November 11, 2017 at 7:44 pm
    Permalink

    You need to be a part of a contest for one of the highest quality sites on the web.
    I will highly recommend this web site!

    Reply
  • November 11, 2017 at 11:46 pm
    Permalink

    My brother suggested I might like this website. He was totally right.
    This post actually made my day. You can not imagine simply how much time I had spent
    for this information! Thanks!

    Reply
  • November 12, 2017 at 1:28 am
    Permalink

    This is very interesting, You are a very skilled blogger.

    I have joined your rss feed and look forward to seeking more of your great post.
    Also, I have shared your site in my social networks!

    Reply
  • November 12, 2017 at 1:35 am
    Permalink

    Can I simply just say what a relief to find someone who genuinely knows what they’re talking about on the net.
    You certainly understand how to bring an issue to light and make it important.
    More people should read this and understand this side of your story.
    I can’t believe you are not more popular since you most certainly
    have the gift.

    Reply
  • November 13, 2017 at 5:27 am
    Permalink

    Hello! I could have sworn I’ve visited this blog before but after going through many of the articles I realized
    it’s new to me. Anyways, I’m certainly delighted I stumbled upon it and I’ll be book-marking it
    and checking back frequently!

    Reply
  • November 13, 2017 at 7:42 am
    Permalink

    Hello everybody, here every one is sharing these kinds of familiarity, thus it’s nice to read this web site,
    and I used to visit this weblog daily.

    Reply
  • November 18, 2017 at 12:19 am
    Permalink

    It’s appropriate time to make a few plans for the future
    and it is time to be happy. I’ve read this post and if I may just I wish to counsel you few attention-grabbing things or advice.
    Maybe you can write next articles regarding this article.
    I want to read more issues approximately it!

    Reply
  • November 24, 2017 at 4:47 am
    Permalink

    Yesterday, while I was at work, my sister stole my apple ipad
    and tested to see if it can survive a 25 foot drop, just so she can be
    a youtube sensation. My iPad is now broken and she has 83 views.
    I know this is entirely off topic but I had to share it
    with someone!

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.