PEMERINTAH MERESAHKAN KUTU BUKU DAN MENCEDERAI HARI BUKU NASIONAL

Oleh : Sahabat Yesus (Kader Rayon PMII Ushuluddin dan Filsafat UIN Sunan Ampel Surabaya)

Hari Buku Nasional yang diperingati setiap Tanggal 17 Mei adalah untuk memperingati berdirinya PNRI (Perpustakaan Nasional Republik Indonesia) di Jakarta pada Tanggal 17 Mei 1980 silam.

Mungkin orang-orang sudah tidak asing dengan buku. Sejak kecil kita sudah disuguhi buku dan diharuskan membaca. Dalam al-Qur’an sudah diterangkan bahwa kita diharuskan untuk membaca dan membaca, karena membaca itu adalah ruang kita untuk menambah ilmu dan buku adalah perpustakaan ilmu bagi kita. Namun akhir-akhir ini kita para penggemar baca resah dengan apa yang telah dilakukan oleh Pemerintah.

Hari Selasa 17 Mei 2016, yang seharusnya menjadi ajang untuk memeriahkan Hari Buku Nasional, malah membuat kita kehilangan selera baca. Penarikan Buku-Buku Kiri yang dilakukan oleh “Pihak Berwajib” yang didukung oleh Perpustakaan Nasional (Perpusnas) telah membuat kita para penggemar baca kaget dan bertanya-tanya. Ada apa ini? Kenapa dengan Buku-Buku Kiri itu? Apakah ada yang salah dengan isi atau judulnya? Apakah ada semacam pembatasan atau hal yang tidak boleh diketahui oleh para penggemar baca, sehingga penarikan buku-buku itu harus dilakukan? Seandainya ada yang keliru menafsirkan isi buku, apakah kita akan melakukan hal yang sama pada mereka yang keliru menafsirkan ayat al-Qur’an dengan melarang pengedaran Al-Qur’an itu sendiri?

Dengan kejadian ini berarti dunia baca untuk anak-anak bangsa kita telah dibatasi. Pemerintah terlalu gegabah dan semena-mena mengeluarkan kebijakan tanpa mempertimbangkan dengan matang sisi positif dan negatifnya. Pemerintah telah mencederai Hari Buku Nasional kali ini. Seharusnya pemerintah sebagai institusi Negara lebih arif lagi mangatasi kejadian-kejadian seperti ini. Jangan hanya karena beberapa pihak kemudian pemerintah menyalahgunakan wewenangnya. Semoga dengan kejadian ini, dunia baca anak bangsa kita tidak tergerus zaman, dan para Kutu Buku dapat tetap menyalurkan hobinya dengan kebebasan membaca.

2 thoughts on “PEMERINTAH MERESAHKAN KUTU BUKU DAN MENCEDERAI HARI BUKU NASIONAL

  • Maret 23, 2017 at 10:21 pm
    Permalink

    Pretty part of content. I simply stumbled upon your weblog and
    in accession capital to assert that I acquire actually enjoyed account your weblog posts.
    Any way I will be subscribing for your augment and even I achievement
    you get entry to persistently quickly.

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.